PERILAKU ETIKA DALAM PROFESI AKUNTANSI

Posted: November 20, 2014 in Soft Skills, Task

Timbul dan berkembangnya profesi akuntan publik di suatu negara adalah sejalan dengan berkembangnya perusahaan dan berbagai bentuk badan hukum perusahaan di negara tersebut. Jika perusahaan-perusahaan di suatu negara berkembang sedemikian rupa sehingga tidak hanya memerlukan modal dari pemiliknya, namun mulai memerlukan modal dari kreditur, dan jika timbul berbagai perusahaan berbentuk badan hukum perseroan terbatas yang modalnya berasal dari masyarakat, jasa akuntan publik mulai diperlukan dan berkembang. Dari profesi akuntan publik inilah masyarakat kreditur dan investor mengharapkan penilaian yang bebas tidak memihak terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan oleh manajemen perusahaan.

MENGAPA AKUNTAN PERLU ETIKA PROFESI?
1.  Etika profesi sebagai wujud kedisiplinan
2.  Etika profesi sebagai Kelangsungan Hidup (Status)

 

1. AKUNTANSI SEBAGAI PROFESI

Karakteristik Profesi:
a. Memiliki “body of Knowledge” khusus
b. Adanya pendidikan resmi utk memperoleh pengetahuan tertentu
c. Adanya standar kualifikasi profesi yg mengatur ijin profesi
d. Adanya standard perilaku yg mengatur hubungan antara praktisi dgn klien, rekan kerja & publik
e. Pengakuan thd status
f. Bertanggung jawab sosial atas pekerjaan yg dilakukan
g. Adanya organisasi sbg wujud tanggung jawab sosial

 Karakteristik Profesional (Huebner, 1915):
1. Melibatkan Pekerjaan/karier yang bermanfaat dan benar (attitude of Mind)
2. Memerlukan “expert knowledge”
3. Dalam menerapkan knowledge harus menghindari “selfish commercial view”
4. Semangat loyalitas pada profesi dan menjauhi perilaku tdk profesional yg memalukan profesi

2. SIKAP YANG HARUS DIJAGA
 Akuntan harus bersikap:
– Kompeten di bidang keahliannya
– Objektif dalam memberikan jasa
– Integritas dengan klien
– Independen
– Menjaga kerahasiaan klien (confidentiality)
– Disiplin
Sikap ini hrs dijaga karena adanya “fiduciary relationship” antara akuntan dan kliennya
Fiduciary relationship:
1. Service yg diberikan dipandang penting bagi klien
2. Level Pengetahuan klien dan akuntansi berbeda secara signifikan
3. Klien percaya dan tergantung pada judgment dan keahlian akuntan

3. HAK YANG DIBERIKAN
 Mengatur diri sendiri sebagai profesional dalam memberikan fiduciary service
 Menentukan standar dan menguji kandidat
 Self-Regulation dan disiplin sesuai code of conduct
 Mengembangkan praktik akuntansi dan audit
 Mengakses bidang akuntansi dan audit

4. NILAI-NILAI YG DIPERHATIKAAN
 Kejujuran (Honesty)
 Integritas (Integrity)
 Obyektifitas sesuai “independent judgment”
 Kehati-hatian (Due Care)
 Kompetensi (Competence)
 Kerahasiaan (Confidentiality)
 Komitmen utk menempatkan kepentingan publik, klien, profesi, karyawan dan perusahaan di atas kepentingan pribadi

5. KEUNTUNGAN ADANYA ETIKA PROFESIONAL
 Anggota profesi makin sadar thd aspek moral dari pekerjaan mereka
 Alat referensi yang mengarahkan pelaku untuk peduli thd etika
 Ide-ide abstrak dapat dituangkan dalam bentuk nyata
 Anggota akan berperilaku lebih teratur
 Ada patokan yang jelas utk menilai perilaku anggota dan kebijakan profesi
 Anggota dapat membela diri ketika dikritik

Kesimpulan:
Menurut saya, setiap profesi yang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukan kepercayaan dari masyarakat yang dinilainya. Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa akuntan publik akan menjadi lebih tinggi, jika profesi tersebut menerapkan standar mutu tinggi terhadap pelakasaan pekerjaan profesional yang dilakukan oleh anggota profesinya. Aturan Etika Kompartemen merupakan etika profesional bagi akuntan yang berpraktik sebagai akuntan publik Indonesia. Aturan Etika Kompartemen bersumber dari Prinsip Etika yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.

https://datakata.files.wordpress.com
http://kautsarrosadi.wordpress.com/2012/01/31/perilaku-etika-dalam-profesi-akuntansi/
http://dinafadhila12.blogspot.com/2014/10/perilaku-etika-dalam-profesi-akuntansi.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s