Surat Dari Tahun 2070

Posted: May 4, 2012 in Other

Artikel yang di publikasikan dimajalah “de Crónicas los Tiempos,” April 2002.

Saat ini adalah tahun 2070,

Usia saya baru 50 tahun, tapi penampilanku seperti seseorang berumur 85 tahun. Saya menderita gangguan ginjal serius, karena saya tidak minum cukup air. Saya khawatir saya tidak punya banyak waktu lagi untuk hidup.

Saya adalah salah satu orang tertua di masyarakat ini. Saya ingat ketika saya masih anak berumur 5 tahun. Semuanya tampak berbeda. Ada banyak pohon di taman, rumah dengan kebun yang indah, dan saya bisa menikmati mandi selama setengah jam.

Tetapi saat ini kami menggunakan handuk dengan minyak mineral untuk membersihkan kulit kami. Sebelumnya, wanita memiliki rambut yang indah. Sekarang, kami harus mencukur kepala untuk menjaganya tetap bersih tanpa menggunakan air. Lalu, ayahku dulu mencuci mobilnya dengan air yang keluar dari selang. Sekarang, anakku tidak percaya bahwa air dapat digunakan dengan cara seperti itu. Saya ingat bahwa dulu ada peringatan HEMAT AIR di poster-poster, radio dan TV, tapi tidak diperhatikan. Kami pikir air akan selalu tersedia untuk selamanya.

Saat ini semua sungai, danau, waduk dan lapisan air bawah tanah kering atau terkontaminasi. Industri hampir berhenti dan pengangguran mencapai proporsi yang dramatis. Desalinasi tanaman merupakan sumber utama tenaga kerja dan pekerja menerima sebagian dari gaji mereka dalam bentuk air minum.

Serangan bersenjata di jalanan untuk satu jerigen air sangat umum terjadi. 80% makanan adalah sintetik. Sebelumnya, jumlah yang direkomendasikan untuk minum air untuk orang dewasa adalah 8 gelas per hari. Tetapi saat ini, saya hanya diperbolehkan minum setengah gelas per-harinya.

Kami sekarang harus mengenakan pakaian sekali pakai, dan ini meningkatkan jumlah sampah. Kami menggunakan septic tank sekarang, karena sistem pembuangan limbah tidak bekerja karena kurangnya air.

Tampilan luar dari populasi sungguh mengerikan: berkerut, tubuh kurus karena dehidrasi, penuh luka yang disebabkan oleh radiasi ultra violet yang sekarang lebih kuat tanpa perisai pelindung dari lapisan ozon. Kanker kulit, infeksi gastrointestinal dan saluran urine adalah penyebab utama kematian. Karena pengeringan yang berlebihan kulit orang-orang muda yang berusia 20 tahun terlihat seperti 40 tahun. Ilmuwan menginvestigasi, tetapi tidak ada solusi untuk masalah ini.

Air tidak dapat diproduksi, oksigen juga terdegradasi akibat kurangnya pepohonan dan vegetasi, dan kapasitas intelektual generasi baru sangat terganggu. Morfologi spermatozoa pada pria telah berubah banyak. Akibatnya, bayi dilahirkan dengan defisiensi, mutasi dan kelainan bentuk fisik.
Pemerintah mengharuskan kami membayar udara yang kami hirup, 137 m3 per hari per orang dewasa. Orang-orang yang tidak mampu membayar akan diusir dari “zona yang berventilasi”, berupa paru-paru mekanik yang sangat besar dengan tenaga matahari. Udara tidak berkualitas baik, tapi setidaknya orang bisa bernapas.

Di beberapa negara, di mana masih ada beberapa zona hijau dilintasi oleh sungai, tempat ini dijaga oleh tentara bersenjata berat. Air menjadi harta yang sangat didambakan, lebih berharga daripada emas dan berlian.

Di mana saya tinggal, tidak ada pepohonan, karena jarang sekali hujan. Ketika terjadi presipitasi, itu adalah hujan asam. Musim telah terpengaruh oleh uji atom dan oleh kontaminasi dari polusi industri abad ke-20.Kami telah diperingatkan untuk menjaga lingkungan, tapi tak ada yang peduli.

Anakku pernah bertanya : Ayah! Mengapa tidak ada air? Kemudian, saya merasakan ada yang mengganjal di tenggorokanku!

Saya tak bisa menahan rasa bersalah, karena Saya termasuk pada generasi yang berkontribusi menyebabkan kerusakan lingkungan atau dengan seenaknya tidak memperhatikan semua tanda peringatan. Sekarang anak-anak kami harus membayar harga yang sangat tinggi!

Saya sangat percaya bahwa dalam waktu yang singkat kehidupan di bumi tidak akan bertahan lagi, kerusakan alam saat ini mencapai tahap yang tidak dapat diubah. Bagaimana saya ingin kembali dan membuat manusia mengerti …
… Bahwa kita masih punya waktu untuk menyelamatkan Bumi kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s